Category Archives: Ektoparasit

Anopheles aconitus

Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho

Pendahuluan

Anopheles merupakan salah satu genus nyamuk (Culicidae). Lebih kurang terdapat  400 spesies  Anopheles di seluruh dunia (Service 1986). Sebanyak 30 – 40 dari spesies ini berperan sebagai inang antara empat spesies berbeda dari genus Plasmodium yang dapat menyebabkan  malaria di dunia (Brogdon dan McAllister 1998). Sedangkan di Indonesia hanya 24 spesies yang bertindak sebagai vektor (Depkes  2008). Parasit malaria baru dapat dikenali oleh Charles Louis Alphonse Laveran  tahun 1880. Dokter bedah dari Perancis itu menemukan bentuk pisang yang sekarang dikenal sebagai bentuk gametosit dari Plasmodium falciparum, dalam darah  penderita malaria setelah diamati dengan  mikroskop. Parasit malaria digolongkan dalam genus Plasmodium dan mempunyai empat spesies yaitu P. falciparum, P. vivax, P. malaria dan P. ovale (Daniel 2006 ).   Dari keempat spesies itu, P. falciparium paling ditakuti karena menjadi penyebab sebagian besar kematian. Parasit ini bertanggung jawab atas 80%  kasus dan  90%  kematian (Ito et al. 2008).

Baca lebih lanjut

Iklan

PSOROPTES

Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho

  • Phylum: Arthropoda
  • Class: Arachnida
  • Subclass: Acari
  • Ordo: Acariformes
  • Subordo: Astigmata
  • Family: Psoroptidae
  • Genus: Psoroptes
  • Species: Psoroptes ovis

Morfologi:

Astigmata berarti tidak mempunyai lubang pernafasan. Tungau ini akan bernafas melalui permukaan tubuhnya yang lembut. Permukaan yang lembut dilindungi oleh beberapa keping ventral diantara bagian tubuh yang lain Baca lebih lanjut

STOMOXYS

Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho

  • Phylum: Arthropoda
  • Class: Insecta
  • Ordo: Diptera
  • Subordo: Cyclorrapha
  • Family: Muscidae
  • Genus: Stomoxys
  • Species: Stomoxys calcitrans

Spesies yang paling umum dari Genus Stomoxys adalah Stomoxys calcitrans (dikenal juga dengan lalat kandang atau lalat rumah penggigit). Baik lalat jantan dan betina keduanya menghisap darah. Baca lebih lanjut

HAEMATOBIA

Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho

  • Phylum: Arthropoda
  • Class: Insecta
  • Ordo: Diptera
  • Subordo: Cyclorrapha
  • Family: Muscidae
  • Genus: Haematobia
  • Species: Haematobia irritans exigua

Genus Haematobia terkenal dengan lalat tanduk, merupakan lalat penghisap darah.

Morfologi :

Lalat dewasa panjangnya lebih dari 4,0 mm dan paling kecil diantara lalat penghisap darah Famili Muscidae. Pada kepala ditemukan proboscis yang tertahan kedepan (berbeda dengan Musca sp bertahan kebawah), berbeda Stomoxys, karena Haematobia (palpusnya kekar dan hampir sama panjang dibandingkan proboscis) sedangkan (Stomoxys palpus lebih pendek dibandingkan proboscis). Torak berwarna kelabu, juga ditemukan beberapa garis kehitaman Baca lebih lanjut