Category Archives: Kesmavet

PENGARUH CEMARAN AFLATOKSIN M1 DALAM SUSU TERHADAP KESEHATAN MANUSIA

Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Susu merupakan bahan pangan yang berasal dari sekresi ambing pada hewan mamalia seperti sapi, kambing, kerbau, dan kuda. Susu mengandung protein, lemak, laktosa, mineral, vitamin, dan sejumlah enzim. Susu yang berasal dari sapi sehat dapat tercemar mikroba non patogen segera setelah diperah. Pencemaran dapat berasal dari sapi, peralatan pemerahan, ruang penyimpanan yang kurang bersih, debu, udara, lalat dan penanganan oleh manusia. Untuk dapat dikonsumsi, susu harus memenuhi persyaratan keamanan pangan karena susu mudah terkontaminasi oleh bakteri, kapang dan khamir baik patogen maupun non patogen dari lingkungan (peralatan pemerahan, operator, dan ternak), residu pestisida, logam berat dan aflatoksin dari pakan serta residu antibiotik saat pengobatan penyakit pada ternak. Kandungan mikroba yang tinggi menyebabkan susu cepat rusak sehingga Industri Pengolahan Susu (IPS) kadang-kadang tidak dapat menerima atau membeli susu dari peternak.

Iklim tropis mengakibatkan komoditas pangan di Indonesia rentan terhadap kontaminasi kapang dan toksinnya, seperti aflatoksin, metabolit sekunder dari Aspergillus sp. Aflatoksin dapat mencemari kacang tanah, jagung, dan hasil olahannya, serta pakan ternak (Tajik et al. 2007). Hewan ternak yang mengonsumsi pakan tercemar aflatoksin akan meninggalkan residu aflatoksin dan metabolitnya pada produk ternak seperti susu Baca lebih lanjut

Iklan